WAJAH YANG TIDAK ASING
WAJAH YANG TIDAK ASING Oleh Ma'ruf Zahran Sabran Bagi para sufi, pandangannya terhadap makhluk tidak bisa terlepas dari pandangan-Nya kepada yang esa. Dimana saja kamu berada, pasti engkau dapati wajah Allah Swt. Sebuah hakikat syahadat yang sekali diikrarkan dengan lisan, dibenarkan oleh hati dan dibuktikan berupa amal perbuatan, itulah pengertian iman. Artinya, setelah syahadat (kemanapun seorang pergi) pasti yang dijumpai adalah ayat-ayat (tanda-tanda) berupa materi alam semesta. Orang yang mengenal Allah, sungguh Allah hadir disebalik materi tersebut (the subject beyond matter). Bukan jasad, tapi disebalik jasad, bukan hati, tapi disebalik hati, bukan roh, tapi disebalik roh. Dialah Tuhan Allah yang menghidupkan, mematikan dan kepada-Nya semua dikembalikan. Dengan-Nya kita berilmu, hidup, kuasa, berkehendak, mendengar, melihat dan berbicara. Dengan-Nya kita berdaya-upaya. Karena tidak ada daya dan upaya, kecuali selalu bersama-Nya. Runtuh langit bila tidak ditopang Tuhan....